Buruh Lokal Hingga UMKM Lumpuh Dampak Aksi Pemalangan di Areal PT PMS
Dampak domino dari pembiaran blokade ini langsung merontokkan piring nasi rakyat kecil; sebanyak 24 Perusahaan Bongkar Muat (PBM) berhenti total, menyebabkan lebih dari 720 buruh lokal yang mayoritas sudah berusia tua terpaksa menganggur tanpa penghasilan.
Di luar pagar tambang, denyut nadi ekonomi kerakyatan ikut mati suri ditandai dengan gulung tikarnya deretan usaha warga seperti Ayam Geprek Sarabba, Kedai Putri I, Rumah Makan Bulan, Bengkel Intan Motor, Bengkel Karya Mandiri Motor, hingga loket keuangan Agen BRI Link karena kehilangan pelanggan harian mereka.
Warga lingkar tambang, seperti Pak Abdul (54), sangat menyayangkan penutupan paksa ini mengingat PT PMS dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan selalu cepat tanggap menyalurkan bantuan sumur bor, sembako, hingga dana kompensasi (CSR) harian kepada masyarakat melalui pihak desa.
Warga pun mengkritik keras tindakan aparat Polres Kolaka yang sempat turun ke lokasi saat terjadi pengerahan massa, namun dinilai hanya sekadar menonton dan memantau situasi tanpa berani membubarkan portal besi secara permanen sebelum akhirnya ditarik mundur kembali.


Tinggalkan Balasan