Merasa Ditipu, Calon Jemaah Umroh Bakal Laporkan Travel TRG ke Polda Sultra
“Jadi saya bayar baru Rp150 juta, sisanya saya sampaikan ke owner nanti setelah keluar nomor porsi atau nomor antrian yang diterbitkan Kemenag. Begitu juga keluarga saya ada yang bayar Rp160 juta, dan Rp 190 juta. Nah, pada tanggal 5 Desember 2025, kami dikasitahu akan keluar nomor porsi, tetapi tak kunjung juga keluar, sampai akhirnya, di tanggal 10 saya tanyakan ke owner TRG,” tuturnya.
Bukannya mendapat jawaban, ia justru di cancel dari daftar calon jamaah haji beserta keluarganya oleh owner Travel Tajak Ramadan Group. Alasan owner travel, karena Menteri Agama baru dilantik, kemudian adanya aturan yang membuat nomor porsi sulit diterbitkan. Tak hanya alasan itu, owner travel juga beralibi karena para calon jemaah haji dianggap tidak sabar.
“Kebetulan satu keluarga yang di cancel owner TRG, dan kami di minta untuk kirim nomor rekening kami untuk pengajuan pambatalan haji ONH plus dan kami kirimkan, setelah itu kami dberitahu, akhir Desember 2025 tunggu infonya. setelah komunikasi lagi disuruh tunggu infonya pertengahan Januari 2026. Setelah itu akhir Januari disuruh tunggu infonya,” beber dia.


2 Komentar