Kawal Harga TBS, Tim Gabungan Satgas Pusat Sapu Bersih Pangan dan Polda Sultra Sidak Perusahaan Sawit di Konsel
Sementara itu, PT Bintang Nusa Pertiwi (BNP) merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit murni yang memiliki Hak Guna Usaha seluas 10.600 hektare. Dari total luasan tersebut, sekitar 700 hektare telah efektif tertanam.
Berbeda dengan dua perusahaan lainnya, PT BNP tidak memiliki pabrik kelapa sawit sendiri dan tidak menyerap TBS dari petani luar. Seluruh hasil panen dari kebun perusahaan dijual langsung kepada pabrik kelapa sawit mitra yang telah ditunjuk oleh Head Office di Jakarta.
Produktivitas PT BNP tercatat mencapai sekitar 1.200 ton per bulan pada masa puncak panen. Sementara pada musim trek atau low season, produksinya berkisar antara 400 hingga 600 ton per bulan.
BJP Hermawan menjelaskan, hasil pengawasan awal menunjukkan bahwa setiap perusahaan memiliki karakteristik operasional yang berbeda, baik sebagai pabrik pengolah, perusahaan perkebunan, maupun perusahaan yang mengandalkan skema kemitraan dengan petani.
“Hasil pengawasan menunjukkan bahwa korporasi kelapa sawit di Konawe Selatan memiliki pola pembelian dan penjualan TBS sesuai karakteristik operasional masing-masing. Kepatuhan ini harus terus dijaga agar iklim investasi tetap kondusif dan masyarakat sekitar perkebunan, khususnya petani, memperoleh manfaat secara adil,” jelasnya.


Tinggalkan Balasan