metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Sabtu, 18 April 2026

Kado Ulang Tahun Untuk Rakyat: Kisah Perahu Layar Dan Filosofi Kepala Ikan

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR)

METROKENDARI.COM – Bagi Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR), kekuasaan bukanlah tentang fasilitas mewah atau tumpukan materi.

Jauh sebelum ia memegang tongkat komando sebagai Panglima Kodam XIV Hasanuddin hingga kini menjadi orang nomor satu di Sultra, ada sebuah janji batin yang tertanam sejak ia masih belia. Sebuah janji yang bermula dari tiupan angin di atas perahu layar di Pulau Wawonii.

Kisah ini dimulai pada tahun 1965. ASR kecil yang baru berusia dua tahun ikut diboyong sang ayah, Andi Baso Syam Daud—seorang tentara berpangkat letnan satu—yang ditugaskan ke Sulawesi Tenggara.

Garis tangan membawa keluarga ini menetap di Pulau Wawonii selama 3,5 tahun, setelah sang ayah yang sudah berpangkat Kapten ditunjuk oleh Gubernur Eddy Sabara menjadi camat di sana.

“Kamu bertugas di Wawonii sampai saya datang ke sana Molulo,” demikian instruksi Gubernur kala itu.

Baca Juga : Safari Ramadan di Masjid Raya Al-Kautsar, Gubernur Sultra Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Persatuan

Di pulau itulah, ASR menyaksikan ketulusan rakyat yang paling murni. Saban kali sang ayah hendak menyeberang ke Kendari, warga Wawonii dengan sukarela menyiapkan perahu. Tanpa mesin tempel, mereka hanya mengandalkan kekuatan angin. Jika angin enggan bertiup, perjalanan bisa memakan waktu berhari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!