Viral! Seorang Mahasiswa di Kediri Nekat Bunuh Janda Lalu Disemen dalam Tong
Ungkapan Vita ini lah yang memicu Ibad sakit hati. Ibad merasa Vita sudah tak percaya kepada dirinya lagi bahkan untuk urusan sepele sekadar meminjamkan motor. Dari sini, Ibad terlintas untuk membunuh Vita.
Sepulang dari kantor finance itu, Vita lalu mengantarkan Ibad pulang. Namun sakit hati Ibad masih membekas. Tak lama, ia lalu menghubungi Vita untuk bertemu dengan rencana hendak membunuhnya.
Saat itu, ia mengundang Vita ke rumahnya. Ia menyebut pamannya yang bernama Syaifudin hendak bertemu untuk membicarakan pembayaran mobil yang masih belum lunas. Alasan Ibad ini sebenarnya hanya akal-akalan Ibad saja agar Vita bersedia datang ke rumahnya.
Benar saja, Vita datang ke rumah Ibad dan menanyakan pamannya. Ibad lalu mempersilahkan Vita untuk masuk rumah dahulu. Saat sedang mengobrol di dalam rumah ini lah, Ibad lalu mencekik leher Vita sekuat tenaga.
Vita sempat melawan yang kemudian didorong ke dalam kamar Ibad. Vita yang merasa terancam lalu berteriak yang kemudian dibungkam. Vita melawan lagi, kali ini dengan menggigit jari Ibad yang membekapnya.


Tinggalkan Balasan