Pentingnya Jejaring dan Komunitas bagi UMKM untuk Naik Kelas dan Ekspor, Inspirasi dari Sipetek dan Super Roti yang Berkembang Secara Kolaboratif dengan UMKM Lain
“Ketika saya mencoba ekspor ke Malaysia, ternyata orang di sana butuh cemilan yang kecil-kecil sebagai teman ngopi. Jadi konsepnya bukan oleh-oleh tetapi yang bisa dimakan setiap hari. Saya percaya tidak ada produk yang tidak laku, hanya ada produk yang salah pasar,” imbuhnya.
Riset Pasar: Know Your Product, Know Your Market
Ira Damayanti, Indonesian Diaspora SME-SMI Export Empowerment and Development (ID SEED) menambahkan, kunci produk UMKM Indonesia bisa ekspor ialah know your product, know your market. Pasalnya, tidak semua produk bisa diekspor dan setiap negara punya kebutuhan dan regulasi yang berbeda.
“Produk yang masuk ke pasar Asia, belum tentu cocok untuk pasar Amerika, belum tentu cocok untuk pasar Eropa. Kita harus riset pasar dulu berdasarkan produk yang kita punya,” tegasnya.
Ira menjelaskan, warga diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara biasanya lebih mengetahui selera masyarakat negara tempat berdomisili. Selain itu, komunitas diaspora juga bisa membantu mempromosikan produk kepada kenalan di negaranya masing-masing.




Tinggalkan Balasan