Pentingnya Jejaring dan Komunitas bagi UMKM untuk Naik Kelas dan Ekspor, Inspirasi dari Sipetek dan Super Roti yang Berkembang Secara Kolaboratif dengan UMKM Lain
Kerja sama itu lahir karena Sipetek bisa mengoptimalkan penjualan secara daring (online), khususnya pada periode pandemi di mana banyak UMKM yang gulung tikar. Saat ini, penjualan Sipetek justru meningkat pesat.
Alih-alih berinvestasi menambah fasilitas produksi, Aang memilih memberdayakan UMKM yang bangkrut sebagai mitra. Tambah lagi, banyak pelaku UMKM, khususnya para ibu-ibu, kesulitan untuk belajar dan mempraktikan penjualan secara daring.
“Saya pernah kasih pelatihan 2 jam, tapi ada yang tidak bisa buat akun Facebook. Mereka bilang bagaimana kalau Sipetek yang jualan, saya buat produk saja. Saya sampaikan silakan buat produk yang enak, Sipetek bantu pasarkan,” jelasnya.
Pengalaman serupa diutarakan Ismiyati, CEO Super Roti, UMKM asal Semarang, Jawa Tengah. Menurutnya, komunitas dan jejaring sangat penting untuk bisa saling belajar guna saling membantu termasuk untuk meningkatkan kualitas produk. Super Roti juga merupakan salah satu UMKM binaan SETC sejak 2015 lalu.
“Saya ini basic-nya dari komunitas. Komunitas itu saling bergandeng tangan untuk membesarkan bukan saling menjegal,” ujarnya.




Tinggalkan Balasan