metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Senin, 18 Mei 2026

Miris! Garda Terdepan Kesehatan di Sultra Hanya Digaji Rp 250 Ribu, Perawat Ancam Mogok Kerja

Ketua DPW PPNI Sultra, Heryanto saat gelar aksi naisonal Perawat di DPR RI (Dok.metrokendari.com)

Baca Juga : Wayan Sukanta: Perjalanan Panjang Dari Perawat Kini Jadi Jurnalis

​Melalui konsolidasi ini, massa perawat di Sultra menegaskan beberapa tuntutan utama:

​Pemberian upah layak yang disesuaikan dengan Standar Upah Minimum Regional (UMR) atau regulasi profesi yang berlaku.

​Kejelasan status kepegawaian bagi perawat yang telah mengabdi bertahun-tahun.

​Evaluasi menyeluruh terhadap anggaran kesejahteraan tenaga kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Sultra.

​Jika pemerintah daerah tetap bergeming dan tidak memberikan respons cepat dalam waktu dekat, aksi mogok kerja ini dipastikan akan lumpuhkan sebagian besar pelayanan administratif dan operasional non-darurat di sejumlah fasilitas kesehatan.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara belum memberikan tanggapan resmi terkait ancaman mogok kerja dan tuntutan upah layak dari para perawat tersebut.

Reporter. Wayan Sukanta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!