Dukung Peningkatan Keamanan dan Kesejahteraan Petani, Eratani Lakukan Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan
Kelelahan kerja dapat berisiko terhadap terjadinya kecelakaan kerja sehingga diperlukan adanya upaya perlindungan jaminan sosial dari risiko yang mungkin timbul. Andrew Soeherman, CEO Eratani, menegaskan, “Dalam menjalankan perusahaan, kami tidak hanya berfokus pada kemajuan teknologi di sektor pertanian, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan dan keamanan petani. Integrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan memungkinkan kami memberikan perlindungan yang layak bagi Petani Binaan Eratani.”
Dessy Sriningsih, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Mangga Dua, menyambut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam menjamin masa depan yang lebih baik bagi petani Indonesia. “Kerja sama ini merupakan langkah monumental dalam memastikan masa depan yang berkelanjutan dan terlindungi bagi petani Indonesia. Hal ini menegaskan komitmen kami untuk memperluas jangkauan jaminan sosial ke semua lapisan masyarakat, termasuk sektor pertanian yang bersifat informal.”
Saat ini, PT Eratani Teknologi Nusantara telah menggandeng 22.000 petani dan berupaya memberikan perlindungan terhadap risiko profesi mereka, dengan proses yang dilaksanakan secara bertahap. Eratani secara proaktif terlibat dalam subsidi premi untuk representatif Petani Binaan Eratani yang retensi sekaligus memfasilitasi seluruh proses pegaplikasian hingga klaim BPJS Ketenagakerjaan. Melalui program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Petani Binaan Eratani akan menerima cakupan menyeluruh untuk perawatan medis dan rehabilitasi sampai pulih sepenuhnya.Â




Tinggalkan Balasan