Bak Film Horor, Kampung Mati di Jakarta Ini Ternyata Beneran Ada
“Waktu itu saya sudah jadi RT, mereka sudah dipindahin ke sana,” kata Yuli.
“Karena di sana nyewa kan, jadi kalau tinggal ada (bayar) air, listrik, keamanan, kebersihan. Akhirnya, balik lagi ke mari yang gratis,” kata dia lagi.
Sejarah Kampung Vietnam
Berdasarkan laporan Tempo 20 Agustus 1977, kawasan itu pertama kali dikembangkan oleh Departemen Sosial (depsos), saat ini bernama Kementerian Sosial, untuk menampung orang jompo.
Namun saat terjadi perang di Vietnam, para pengungsi dari Negeri Manusia Perahu itu banyak yang mengungsi ke Indonesia. Saat itu setidaknya ada 400-600 penduduk Vietnam yang mengungsi di beberapa lokasi di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, setidaknya ada 127 pengungsi yang berlindung di Jakarta. Oleh depsos para pengungsi ini kemudian ditampung di kawasan bakal panti jompo Kramat Jati tersebut.
Para pengungsi ini kemudian menempati kawasan tersebut sebelum akhirnya mereka dikirim kembali untuk naturalisasi ke Amerika, Austria, dan Prancis. Hal senada juga disampaikan oleh ketua RT setempat, Yuli (52). Ia mengaku merupakan warga lokal dan sempat berinteraksi dengan pengungsi Vietnam saat masih kecil.


Tinggalkan Balasan