ART Rumah Bupati Konsel Yang Diduga Jadi Korban Pencabulan Kini Dipecat Hanya Diberi Rp 200 Ribu
METROKENDARI.COM – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengendus adanya upaya pembungkaman soal kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang Asisten Rumah Tangga (ART) inisial PI (18) di kediaman pribadi Bupati Konawe Selatan (Konsel) di Kota Kendari.
Ketua YLBH Sultra, Muhamad Fadri Laulewulu, mengatakan bahwa korban dugaan pencabulan tiba-tiba dipecat dan dipulangkan tidak lama setelah korban menceritakan terkait peristiwa pencabulan yang dialaminya sesama ART.
“Kejadian dugaan pencabulan itu terjadi pada 12 Mei. Keesokan paginya, 13 Mei, korban menceritakan kejadian tersebut kepada teman-teman sesama ART di rumah itu,” ujar Fadri kepad awak media ini, Sabtu (16/5/2026) malam.
Namun, pada sore harinya, korban tiba-tiba dipanggil oleh rekannya dan diberikan uang sebesar Rp200 ribu yang disebut berasal dari Istri Bupati Konsel, sekaligus diminta untuk segera pulang.
“Korban tentu kaget kenapa tiba-tiba disuruh pulang (dipecat). Alasan yang disampaikan rekannya saat itu karena Istri Bupati korban tahu korban sering keluar malam. Padahal, korban baru bekerja belum genap tiga hari. Saat kami konfirmasi, korban membantah dan mengaku hanya keluar sebentar untuk membeli makanan di warung sari laut,” jelasnya.


Tinggalkan Balasan