ART Rumah Bupati Konsel Yang Diduga Jadi Korban Pencabulan Kini Dipecat Hanya Diberi Rp 200 Ribu
Sebelumnya, Kabag Umum Pemkab Konsel,
Sinartin Musuma dalam rilis yang diterima awak media ini menyayangkan kejadian tersebut yang menimpa korban tetapi tak lupa juga ia menegaskan bahwa korban sebelumnya bukan merupakan asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman pribadi Bupati Konsel.
“Yang bersangkutan sebelumnya memang pernah datang dengan maksud meminta pekerjaan, namun tidak diterima untuk bekerja di rumah tersebut dikarenakan saat ini dirumah pribadi bupati konsel tidak sedang membutuhkan tambahan ART,” ujar dia.
Ia menjelaskan, karena merasa iba, istri Bupati Konsel sempat memberikan bantuan uang transportasi sebesar Rp200 ribu kepada yang bersangkutan agar dapat kembali ke rumahnya. Namun setelah itu, perempuan tersebut diketahui tidak langsung kembali ke daerah asalnya.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan diketahui baru beberapa hari berada di lingkungan rumah tersebut dan bukan bagian dari tenaga kerja maupun staf rumah tangga tetap di kediaman pribadi Bupati Konsel.


Tinggalkan Balasan