Alami Paru Kolaps, Pria Ini Nyaris Tewas Gegara Vape
“Dulu saya sangat sehat. Saya biasa berlari setiap malam dan saya tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Saya tidak bisa lari, saya benar-benar kesulitan mendaki bukit,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Ewan bahkan mengaku kondisinya jauh lebih buruk bila dibandingkan dengan kakeknya yang sudah lanjut usia.
“Kakek saya jauh lebih sehat daripada saya dan dia berusia 65 tahun. Ketika saya dibawa ke rumah sakit dokter mengatakan bahwa paru-paru saya seperti perokok 80 tahun. Padahal saya baru menggunakan vape 5 sampai 6 bulan,” ucap Ewan.
Pada Mei 2019, Ewan merasakan gejala kesulitan bernapas dan kondisinya semakin parah. Paru-parunya mulai mengalami kolaps hingga akhirnya ia harus dibawa ke Queen’s Medical Center di Nottingham.
Setelah itu dia dibawa ke Leicester dan dipasangkan ke paru-paru buatan atau mesin ECMO (extra-corporeal membrane oxygenation).
“Ketika saya dibawa ke rumah sakit, mereka mengambil vape saya dan saya sedang vaping rasa blackberry,” kata Ewan.
“Hal-hal semacam itulah yang membuat saya kecanduan, Rasa manis itu membuat ketagihan dan memikat anak muda,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan