Wakapolda Sultra Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Atasi Masalah Pekerja Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang peserta pelatihan kelapa sawit, Maman Abdurahman, berharap program Polisi Peduli Pengangguran dapat direalisasikan secara berkelanjutan melalui sinergi Polri dan instansi terkait dalam menyiapkan peluang kerja bagi para peserta.
“Saya jauh-jauh dari Bali ke sini karena di Bali tidak ada kelapa sawit,” ungkapnya, menggambarkan besarnya harapan untuk memperoleh keterampilan dan kesempatan kerja melalui program tersebut.
Sementara itu, Wempi, warga Kendari yang mengikuti pelatihan barista melalui BP3MI sejak September 2026 dan berencana bekerja di Kuwait, berharap proses keberangkatan dapat segera terealisasi.
Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari penyelenggara, peserta, hingga penyedia lapangan kerja. “Harapan ke depannya agar kami segera berangkat, karena tidak akan ada pelatihan kalau tidak ada penyelenggara, peserta, dan penyedia,” ujarnya.
Peserta lainnya, Alya, yang berencana bekerja di Turki pada bidang salon kecantikan, berharap proses pengurusan visa dan persyaratan keberangkatan dapat semakin dipermudah.




Tinggalkan Balasan