metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Kamis, 7 Mei 2026

Terjatuh Saat Main Flying Fish di Tanjung Benoa, Seorang Turis Jepang Dilaporkan Tewas

Terjatuh Saat Main Flying Fish di Tanjung Benoa, Seorang Turis Jepang Dilaporkan Tewas

Perahu karet itu awalnya ditarik menggunakan perahu motor. Secara perlahan, perahu karet yang mampu menampung dua orang itu akan terangkat ke udara. Keseruan bermain flying fish biasanya membuat turis berteriak kegirangan, menikmati sensasi melaju dengan kecepatan tinggi hingga terangkat beberapa meter ke udara.

Simpen menampik kedua turis asal Jepang itu terjatuh lantaran ditemani pemandu amatiran. Menurutnya, turis Jepang itu terjatuh ke air karena faktor angin kencang yang datang tiba-tiba.

“Nah, pas kami melakukan take off (perahu flying fish terbang), kami lepas (jatuh). Walaupun ada pemandu, kami kendalikannya susah. Kami nggak tahu (angin mendadak berembus terlalu kencang). Kami nggak berharap (kecelakaan yang menewaskan Satoshi) itu,” tutur Simpen.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita tepat di Pantai Tanjung Benoa. Ketika itu, Satoshi bermain flying fish di Bali Coral Tanjung Benoa.

Pada sesi pertama, dua anak Satoshi bermain flying fish sekitar dua putaran dan mereka landing dengan selamat. Pada sesi kedua, giliran Satoshi dan Haruki yang mencoba merasakan sensasi bermain flying fish. Setelah sekitar 40 meter dari pantai, tiba-tiba perahu karet yang mereka naiki oleng dan miring ke kanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!