metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Minggu, 2 Agustus 2026
Hari Bhayangkara ke-80

RevComm Kenalkan Teknologi Terkini dalam Acara BPR Go Digital

Jakarta, 7 Maret 2024 — RevComm, perusahaan yang mengoptimalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk bisnis, berkolaborasi dengan FinDIGI, MoEngage, SleekFlow, dan KIT Global dalam upaya mendorong akselerasi digitalisasi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Upaya kolaborasi tersebut diwujudkan dalam Seminar ‘Persiapan BPR/S Goes IPO dan Strategi Ekosistemnya’, pada Kamis, 29 Februari 2024 lalu.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan OJK Regional Satu Jabodebek dan Banten Roberto Akyuwen yang menjadi pembicara utama dalam seminar tersebut memaparkan, sosialisasi roadmap BPR-BPRS yang terbaru untuk tahun 2024 dan lima tahun ke depan akan memuat arahan-arahan yang lebih konkret, termasuk akselerasi digitalisasi, penguatan tata kelola, kewajiban pemenuhan modal inti dan konsolidasi, dan juga hal-hal terkait proses untuk melakukan Initial Public Offering (IPO).

Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang telah disahkan pada Januari 2023 lalu memberikan keleluasaan bagi BPR-BPRS untuk meningkatkan modal dengan melakukan Initial Public Offering (IPO). Permodalan masih menjadi salah satu masalah utama di BPR-BPRS saat ini. Pasalnya, Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan aturan yang mewajibkan BPR-BPRS untuk memiliki modal inti minimum Rp 6 miliar di akhir 2024. Melansir dari Kontan, saat ini baru sekitar 1.190 BPR di Indonesia yang tercatat memiliki modal inti di atas Rp 6 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Sridana Mart
error: Dilarang Keras Copy Paste!