Pada kesempatan yang sama, William P. Sabandar, Presiden ITS Indonesia, menyampaikan pentingnya sesi ini diadakan sedini mungkin. “Familiarisasi yang merupakan kolaborasi antara ITS Indonesia dan Otoritas Ibu Kota Baru ini adalah bukti komitmen dedikasi kami untuk menjadikan ibu kota baru sebagai pusat peradaban modern yang berkelanjutan.
Di sisi lain, William juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, sektor swasta, dan akademisi dalam menciptakan solusi yang holistik untuk mobilitas perkotaan yang lebih baik.
Dengan melibatkan para ahli dan praktisi terkemuka seperti Silvia Halim (Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Otorita Ibu Kota Nusantara), Agung Wicaksono (Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Otorita Ibu Kota Nusantara) , Susan Harris (CEO ITS Australia), Fred Kalt (Presiden ITS Singapura dan Direktur Pelaksana Yunex Traffic Asia Pacific), dan Silje Troseth (Wakil Presiden APA & Manajer Umum Australia Q-Free) sebagai speaker pada sesi ini, diharapkan menjadi langkah awal yang penting dalam merancang solusi-solusi yang berkelanjutan untuk mobilitas perkotaan di Nusantara.
Tinggalkan Balasan