metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Senin, 4 Mei 2026

Raja Moronene Dukung Langkah Kapolres Bombana Tindak Massa Demonstran Bawa Sajam

Aksi massa demonstran

“Kalau ada yang membawa sajam, tentu itu sudah di luar batas. Aparat wajib bertindak. Kami tidak ingin bumi Bombana dicederai oleh tindakan-tindakan yang meresahkan,” katanya.

Alfian juga menyinggung adanya dugaan kepentingan kelompok tertentu di balik aksi penolakan tersebut. Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Bombana tengah menyiapkan wadah resmi berupa koperasi untuk menyambut rencana investasi PT SIP. Menurutnya, skema itu dimaksudkan agar masyarakat lokal dapat terlibat secara legal dan terstruktur.

“Tapi oknum yang selama ini mengoordinir tambang ilegal merasa terusik. Mereka kemudian melakukan demo dengan mengatasnamakan mahasiswa dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat Bombana, khususnya komunitas adat Moronene, menginginkan situasi yang kondusif agar pembangunan dapat berjalan tanpa intimidasi kelompok tertentu.

“Kami berterima kasih kepada Kapolri yang menempatkan putra terbaik Polri di Bombana. Dengan tindakan tegas seperti ini, kami yakin dalam waktu dekat preman-preman berkedok ormas akan hengkang dari bumi Bombana,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!