Polda Sultra Siagakan 631 Personel Gabungan Disiapkan Antisipasi Penanganan Karhutla
Kondisi cuaca perlu menjadi perhatian bersama karena musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang mulai Agustus 2026 dapat meningkatkan risiko kekeringan dan membuat lahan serta vegetasi semakin mudah terbakar, ditambah aktivitas manusia yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.
Kapolda menyebutkan Di Sulawesi Tenggara, berdasarkan pemetaan Biro Operasi Polda Sulawesi Tenggara, terdapat 7 titik rawan yang tersebar di 4 kabupaten yang berpotensi mengalami karhutla, yaitu:
- ​2 titik di Kabupaten Bombana,
- ​1 titik di Kabupaten Kolaka Utara,
- ​1 titik di Kabupaten Konawe Utara,
- 3 titik di Kabupaten Konawe Selatan.
Selain itu, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 telah terjadi kejadian karhutla di wilayah Kota Baubau dan Kabupaten Kolaka Utara. Data tersebut, menurutnya, harus menjadi dasar bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan pemantauan terhadap wilayah rawan serta memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan.
“Fenomena El Nino juga harus kita waspadai. Seluruh jajaran di Sulawesi Tenggara harus mempersiapkan langkah penanggulangan karhutla secara optimal,” ujar Kapolda. Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, sebanyak 631 personel gabungan disiapkan Polda Sultra bersama stakeholder terkait untuk menghadapi potensi ancaman karhutla.




1 Komentar