Polda Sultra Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, 631 Personel Gabungan Disiapkan
Kapolda menyebutkan Di Sulawesi Tenggara, berdasarkan pemetaan Biro Operasi Polda Sulawesi Tenggara, terdapat 7 titik rawan yang tersebar di 4 kabupaten yang berpotensi mengalami karhutla, yaitu:
​2 titik di Kabupaten Bombana,
​1 titik di Kabupaten Kolaka Utara,
​1 titik di Kabupaten Konawe Utara,
​3 titik di Kabupaten Konawe Selatan.
Selain itu, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 telah terjadi kejadian karhutla di wilayah Kota Baubau dan Kabupaten Kolaka Utara. Data tersebut, menurutnya, harus menjadi dasar bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan pemantauan terhadap wilayah rawan serta memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan.
“Fenomena El Nino juga harus kita waspadai. Seluruh jajaran di Sulawesi Tenggara harus mempersiapkan langkah penanggulangan karhutla secara optimal,” ujar Kapolda. Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, sebanyak 631 personel gabungan disiapkan Polda Sultra bersama stakeholder terkait untuk menghadapi potensi ancaman karhutla.
Kapolda menekankan keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi terutama dari kemampuan mencegah kebakaran terjadi, melakukan deteksi dini, memberikan respons yang cepat dan tepat, serta mencegah api meluas. Karena itu, personel diminta aktif memetakan wilayah rawan, memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, memastikan kesiapan personel, kendaraan, peralatan, sarana evakuasi serta logistik pendukung.




Tinggalkan Balasan