Polda Sultra, BIN dan PLN Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla, Antisipasi Gangguan Infrastruktur Listrik
Karhutla yang mendekati jaringan transmisi bertegangan tinggi berpotensi mengganggu keandalan sistem kelistrikan. Asap pekat yang membawa partikel serta panas dari kebakaran dapat meningkatkan risiko gangguan pada jaringan, termasuk terjadinya flashover atau lompatan listrik pada sistem transmisi. Kobaran api dan suhu tinggi juga dapat mengancam kabel penghantar maupun konstruksi menara apabila kebakaran terjadi dalam jarak yang sangat dekat.
Gangguan terhadap jalur transmisi utama perlu menjadi perhatian karena jaringan tersebut menjadi bagian penting dalam penyaluran energi listrik antardaerah. Apabila gangguan terjadi pada titik strategis dan berdampak terhadap sistem interkoneksi, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pemadaman listrik dalam skala luas serta memengaruhi pelayanan kepada masyarakat.
Dampaknya juga dapat meluas terhadap berbagai fasilitas dan objek vital yang bergantung pada kontinuitas pasokan listrik, seperti rumah sakit, bandara, jaringan telekomunikasi, pelayanan pemerintahan hingga kegiatan industri. Karena itu, mitigasi Karhutla tidak hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan publik dan keamanan infrastruktur strategis.




Tinggalkan Balasan