metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Kamis, 7 Mei 2026

Menanti Penurunan Suku Bunga The Fed, Begini Strategi Investasi Saham yang Tepat

Kondisi ini juga jadi jawaban bagi para investor yang mempertanyakan kenapa saham dengan fundamental bagus, harga sahamnya turun, tapi saham yang fundamentalnya tidak menarik malah naik. 

Sementara itu, 2024 bisa menjadi periode terakhir era suku bunga tinggi karena Federal Reserve (The Fed) sudah memberikan ancang-ancang untuk menurunkan suku bunga jika inflasi Amerika Serikat (AS) terus turun hingga ke target sekitar 2 persen. Walaupun, realisasinya sempat tertunda yang awalnya diperkirakan mulai melakukan penurunan suku bunga pada Maret 2024 menjadi ke sekitar September atau Desember 2024. 

Penurunan suku bunga menjadi obat mujarab untuk membuat gairah di pasar saham. Untuk itu, investor saham bisa bersiap mencari saham fundamental bagus yang posisi harganya sudah terdiskon. Dalam kondisi suku bunga tinggi seperti ini, ada cukup banyak saham fundamental bagus yang sudah terdiskon. 

Surya mengatakan, sayangnya investor kerap terbawa ke emosi psikologis saat melihat harga saham yang fundamental bagus, tapi harga sahamnya koreksi cukup dalam. Padahal, jika dilihat kinerja keuangan dan prospeknya tidak ada perubahan fundamental signifikan, tapi hanya perlambatan kinerja sesuai dengan kondisi makroekonomi, yang mana hal itu tidak bisa dikontrol oleh manajemen emiten. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!