Catatan Tiga Tahun Riset Biodiversitas Wawonii: Dorong Pengelolaan Lingkungan Berbasis Data
“Bagi kami, data hasil pemantauan biodiversitas menjadi rujukan utama dalam memperbaiki praktik pengelolaan lingkungan, khususnya reklamasi. Ini bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi memastikan bahwa pemulihan lingkungan dilakukan secara bertahap dan berbasis sains,” tuturnya.
Ia menjelaskan, bahwa kegiatan reklamasi di PT GKP terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun, baik dari sisi luasan maupun keragaman jenis tanaman.
“Awalnya jenis tanaman masih terbatas. Namun seiring berjalannya waktu dan masukan dari tim peneliti, jenis yang ditanam semakin beragam, termasuk tanaman pionir yang sesuai dengan kondisi lahan. Persemaian (nursery) yang kami miliki juga telah disiapkan untuk mendukung reklamasi jangka panjang,”jelasnya.
Menjaga Keseimbangan Ekologi Pulau Wawonii
Prof. Danu dan tim peneliti lainnya mengingatkan, bahwa tantangan utama pengelolaan Pulau Wawonii terletak pada upaya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan keberlanjutan ekosistem.
“Kita sepakat Wawonii adalah pulau kecil dengan daya dukung yang terbatas. Tapi, kita juga harus ingat bahwa Tuhan telah menganugerahkan sumber daya alam beragam juga di sana. Tugas kita adalah memastikan aktivitas ekonomi dan ekologi bisa berjalan bersamaan,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan