metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Sabtu, 14 Maret 2026

Catatan Tiga Tahun Riset Biodiversitas Wawonii: Dorong Pengelolaan Lingkungan Berbasis Data

Riset Biodiversitas di Pulau Wawonii

METROKENDARI.COM – Di tengah perdebatan soal aktivitas pertambangan di pulau kecil, hasil pemantauan biodiversitas di Pulau Wawonii justru menunjukkan gambaran ekologis yang lebih kompleks dari narasi hitam-putih yang selama ini berkembang di publik dan tidak bisa disederhanakan hanya dari satu sudut pandang.

Temuan ini disampaikan oleh salah satu Peneliti Biodiversitas dari PT Erdas Dwi Konsultan, sekaligus Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Haluoleo (UHO), Prof. Faisal Danu Tuheteru, yang memimpin langsung pemantauan biodiversitas darat dan laut di Pulau Wawonii, khususnya wilayah Wawonii Tenggara sejak tahun 2023 hingga 2025.

“Secara ekologi, Wawonii merupakan pulau kecil yang unik. Dalam satu bentang wilayah, kita menjumpai ekosistem mangrove, hutan dataran rendah, hingga hutan ultramafik yang secara geologi kaya mineral. Kombinasi ini jarang ditemukan dan menjadikan Wawonii penting untuk dikaji secara ilmiah,” ujar Prof. Danu.

Biodiversitas Terjaga, Catatan Spesies Terus Bertambah

Pemantauan dilakukan pada sejumlah titik yang merepresentasikan variasi penggunaan lahan serta aliran ekosistem dari hulu hingga pesisir. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum, indeks keanekaragaman, kekayaan jenis, dan pemerataan spesies berada pada kondisi stabil, bahkan mengalami peningkatan di beberapa lokasi pengamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!