Bittersweet Festival Ramaikan Food Hotel and Tourism Bali 2024
Ketua Koperasi Gerakan Fermentasi Nusantara Bambang Britono mengatakan, “Fermentasi adalah bagian dari identitas bangsa Indonesia yang sering terabaikan dan butuh banyak literasi untuk meningkatkan awareness masyarakat dan dunia terhadap produk fermentasi Indonesia.
Fermenusa mempersatukan artisan fermentasi, industri, pemerintah dan media massa untuk bersama-sama mempromosikan fermentasi sebagai budaya asli Indonesia”.
Dalam agendanya Bittersweet Festival, Fermenusa menghadirkan berbagai kegiatan untuk mengedukasi masyarakat mengenai ragam produk fermentasi yang berkualitas seperti edukasi membuat Tempe, Talkshow dan diskusi meningkatkan bisnis hotel dan cafe dengan artisan Cokelat Indonesia, edukasi arak, sampling produk dan tasting setiap harinya selama penyelenggaraan mulai tanggal Rabu, 6-8 Maret 2024.
<img style="width: 100%;" src="https://metrokendari.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp20Image202024-03-0620at2023.12.32.jpeg" alt="Artisan produk fermentasi dan pengurus Fermenusa berphoto bersama di Acara Bittersweet Festival yang diselenggarakan di Food Hotel and Tourism Bali (FHTB), Nusa dua Bali (6/04/2024)
” />Dukungan penuh dari seluruh stakeholder nyata terasa dengan kehadiran dari pemerintah/regulator yaitu; Kementerian Perindustrian. Dari sisi industri dukungan ditunjukkan oleh pelaku Industri minuman fermentasi nasional yaitu: Jobubu Jarum Minahasa PT Tbk, produsen dari Cap Tikus, yang merupakan perusahaan minuman fermentasi pertama yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia dan pelaku industri HORECA: Lokaholik, yang merupakan kafe yang menyajikan makananan dan minuman fermentasi dengan bahan dasar lokal serta berbagai asosiasi arak.




Tinggalkan Balasan