Menenun Ketimpangan Dengan Kreatifitas
Kehidupan sosial dapat terwujud jika interaksi sosial terbangun dengan memanfaatkan ruang kosong yang ada di lingkungan, menjadi ruang interaksi sosial dan fasilitas umum sehingga terjalin silatuhrahmi dan komunikasi aktif.
Rekayasa sosial dapat dibangun dengan mengubah kebiasaan buruk masyarakat terhadap lingkungannya agar tercipta kehidupan yang berestetika dan beretika karena adanya kesadaran akan hal itu.
Membangun daerah bukan dengan orientasi proyek sesaat, tetapi dengan orientasi program berkelanjutan dan tepat sasaran.
Pembangunan fisik di daerah harusnya terkurasi dengan melibatkan sejarawan, seniman, budayawan dan para kreator lokal.
Agar pembangunan infrastruktur berkarakter lokal menjadi monumen tematik yang membangkitkan motivasi dan etos kerja, serta kebanggan akan daerahnya sendiri.
Pemanfaatan material fisik yang ada di sekitar lingkungan serta melibatkan peran langsung warga sekitar adalah hal terpenting dalam pembangunan infrastruktur.
Hal utama dalam menenun ketimpangan/kesenjangan lewat kreatifitas adalah dengan sinergi hexahelix ABCGMF: Academics, Business, Community, Government, Media dan Finance/Aggregator. Serta dengan kekuatan CCC yaitu Connect, Collaborate, Commerce/Celebration.


Tinggalkan Balasan