Memahami Kejahatan Siber di Era Serba Digital
Antivirus dan anti-spyware memberi perlindungan
untuk dapat mendeteksi, menghapus, dan mengingat jenis virus sehingga dapat
mencegahnya di masa mendatang. Pembaharuan keamanan perangkat lunak secara
berkala dapat membantu mendapatkan perlindungan terkini.
2. Gunakan kata sandi yang unik
Penggunaan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap
akun dapat meningkatkan keamanan serta melindungi dari ancaman siber. Hindari
penggunaan informasi pribadi seperti tanggal ulang tahun dan pengulangan angka
untuk kata sandi agar tidak mudah dibobol.
3. Pastikan verifikasi email
Setelah membuat kata sandi yang unik, lakukan verifikasi
email sebelum membuka tautan atau lampiran yang mencurigakan. Selalu periksa
bahwa situs web yang dikunjungi aman, yakni dengan memeriksa alamatnya. Ada
juga dapat mengecek apakah terdapat ikon gembok pada bilah alamat.
4. Backup data secara berkala
Pastikan melakukan penyimpanan cadangan atau backup data
secara berkala khususnya untuk mengurangi dampak ransomware. Ketika data
sudah terenkripsi, maka proses pemulihan dari backup akan lebih mudah.
Tindakan Apabila Menjadi
Korban Kejahatan Siber
Ada sejumlah tindakan yang
dapat dilakukan ketika menjadi korban kejahatan siber, yakni:
1. Segera laporkan ke aparat penegak hukum


Tinggalkan Balasan