Eksekusi Lahan di PT OSS, PN Unaaha Tawarkan Mediasi ke Pihak Penggugat
Sebab menurut dia, ketika yang dihadirkan lawyer perusahaan, tentu komunikasinya akan berkutat terhadap masalah proses hukum, sementara pihaknya sudah tidak lagi berbicara hukum, tetapi bagaimana mencari jalan damai, sebagaimana yang disarankan Ketua PN Unaaha.
“Kalau pimpinan PT OSS dan Virtu yang hadir kan mereka bisa menyampaikan keputusan mereka seperti apa. Kalau memang tidak mau ada pembicaraan damai, ya kita bicarakan teknisnya, apakah mereka mau membongkar sendiri bangunananya supaya kami tidak perlu repot, atau kami yang menyiapakan alat berat dan sebagainya,” beber Ketua KAI Sultra ini.
Andri kembali menegaskan, terkait pihak dia menerima saran Ketua PN Unaaha untuk mencari jalan damai, itu bukan lain sebagai bentuk penghargaan pihaknya kepada aparat penegak hukum.
Tetapi sesungguhnya, lanjut dia, dengan hadirnya mereka di pertemuan tersebut, membuktikan kesiapan mereka untuk proses eksekusi lanjutan dilaksanakan.
“Termaksuk konsekuensi biaya eksekusi kami sudah siap. Jadi tinggal menunggu saja dari pimpinan OSS atau dari pihak Virtu kalau memang tidak ada niatan baik untuk kita bicara bersama, ya kami akan menggunakan hak hukum kami untuk meminta eksekusi dengan segala bentuk konsekuensi pembiayaannya,” tukasnya.


2 Komentar