Headline

Bendahara Sebuah Perusahaan Tambang di Bombana Ditangkap Dugaan Kasus Pemerkosaan

×

Bendahara Sebuah Perusahaan Tambang di Bombana Ditangkap Dugaan Kasus Pemerkosaan

Sebarkan artikel ini
Pemerkosaan
Ilustrasi gambar pemerkosaan

METROKENDARI.COM – Seorang pria yang bekerja sebagai bendahara di salah satu perusahaan tambang di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial H (32) tahun, ditangkap Polisi dalam kasus dugaan pemerkosaan anak di bawah umur.

Pria tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Dalam kasus ini, korbannya merupakan anak di bawah umur yang masih duduk dibangku sekolah Madrasah Tsanawiah (MTS).

Pelaku mengaku bahwa dia merupakan karyawan perusahaan tambang di PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) dengan posisi sebagai bendahara.

Salah satu kerabat korban, berinisial HS menceritakan kejadian berawal saat korban sedang kerja tugas kelompok sekolah di rumah neneknya bersama teman-temannya. Pelaku kemudian mendatangi korban dengan alasan meminta nomor HP kerabat korban.

Baca Juga: Waduh! Seorang Karyawan Hotel di Kendari Nyaris Memperkosa Tamunya Sendiri

Setelah korban memberikan nomor HP kerabatnya, tiba-tiba pelaku menarik paksa korban masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar tersebut, pakaian korban dilucuti dan dipaksa berhubungan badan layaknya suami istri.

“Pelaku menarik paksa korban masuk kamar dan mulut korban dia tutup biar tidak bisa teriak, setelah berhubungan badan pelaku mengancam korban untuk tutup mulut dan pelaku juga kasih uang Rp50 ribu tapi korban menolaknya sambil menangis,” tutur H kepada awak media, Minggu (4/2/2024).

Tidak terima atas perbuatan pelaku, korban kemudian mengadu ke keluarganya lalu melapor ke kantor Polsek Kabaena Timur.

Baca Juga:Babak Baru Dugaan Kasus Korupsi di RSUD Bombana, Polda Sultra Bidik Calon Tersangka

Kapolsek Kabaena Timur, Iptu Bastian Hamsa yang dikonfirmasi membenarkan soal penangkapan terhadap seorang pria dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang siswi MTS.

Dia menyebut, terduga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Kabaena Timur.

error: Dilarang Keras Copy Paste!