metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Sabtu, 2 Mei 2026

Apakah Inversio Uteri Berbahaya? Waspadai Gejalanya!

1. Tali pusar yang pendek

2. Ketegangan pada tali pusar

3. Penggunaan relaksan otot selama persalinan

4. Rahim yang lemah atau abnormal

5. Plasenta akreta, di mana plasenta tertanam terlalu dalam di dinding rahim

6. Implantasi fundus plasenta, di mana plasenta tertanam di bagian paling atas rahim

7. Menarik tali pusar terlalu keras

8. Retensi plasenta dan perlekatan plasenta abnormal

9. Endometritis kronis

10. Ukuran janin yang sangat besar

11. Penggunaan obat-obatan tertentu

12. Kelainan kongenital rahim

Inversio uteri lebih sering terjadi akibat tekanan pada fundus uteri selama proses persalinan, yang biasanya dilakukan oleh tenaga medis yang kurang berpengalaman.

Gejala Inversio Uteri

Dokter biasanya dapat mendiagnosis kondisi ini dengan mudah. Gejala inversio uteri bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya, antara lain:

1. Tonjolan pada rahim

2. Kehilangan banyak darah atau penurunan tekanan darah yang cepat

3. Syok hipovolemik yang ditandai dengan pusing, lemas, merasa kedinginan, dan kelelahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!