AnyMind Group merilis laporan “The Southeast Asian E-Commerce Landscape 2024”
Laporan ini akan mengungkap lebih jauh potensi e-commerce di Asia Tenggara dan menjadikan pasar ini sebagai pilihan utama bagi merek-merek untuk melakukan cross-border commerce.
Laporan ini juga mengungkapkan tiga wawasan utama tentang perkembangan pasar Asia Tenggara:
Inovasi Teknologi yang Memimpin Pasar
– Pertumbuhan e-commerce di Asia Tenggara telah didorong oleh perkembangan Internet dan kemajuan teknologi, yang juga telah mempengaruhi perubahan preferensi dan perilaku belanja konsumen:
– Belanja melalui mobile dan social commerce: Konsumen Asia Tenggara adalah “mobile-first” dan sebagian besar belanja mereka dilakukan melalui perangkat seluler seperti ponsel dan tablet. Di Thailand dan Indonesia, misalnya, ponsel telah menjadi alat utama untuk belanja online, dan konsumen mengharapkan pengalaman belanja yang lancar dan nyaman. Selain itu, maraknya perdagangan sosial juga memiliki dampak yang signifikan terhadap pola belanja konsumen Asia Tenggara. TikTok, yang memungkinkan konsumen berbelanja tanpa harus keluar dari aplikasi, sangat populer di kalangan anak muda dan memiliki dampak yang signifikan.


Tinggalkan Balasan