metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Kamis, 7 Mei 2026

9,9 Juta Gen Z Nganggur, Tapi Gen-Z Di Blacklist dari Interview

Sebuah studi dari Deloitte menunjukkan bahwa hampir 50% dari Gen Z di seluruh dunia khawatir tentang keamanan pekerjaan mereka dan merasa stres karena ketidakpastian ekonomi yang dihadapi saat ini. 

Dalam konteks Indonesia, tantangan ini diperparah oleh ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dan kebutuhan pasar kerja, serta rendahnya kualitas pendidikan di beberapa wilayah 

Faktor yang Membuat Gen Z Dianggap Problematik

Beberapa faktor kenapa Gen Z sering dianggap ‘problematik’ di tempat kerja antara lain:

1. Oknum sudah di hire, baru 3-7 hari keluar nggak pamit

doc. Google2. Oknum banyak yang memalsukan CV kerja, padahal nggak punya skill.

3. Oknum gede gengsi, mau gaji gede perusahaan bagus, tapi nggak bisa kerja.

4. Oknum lemah mental, sukanya kerja rebahan gaji jutaan.

5. Oknum dianggap nggak punya etika kerja ke ‘senior’.

6. Oknum dicap doyan berhutang tapi tidak mau bayar hutang.

Realitas yang Harus Dihadapi

Nggak sedikit owner dan HR yang dibikin trauma sama kelakuan oknum Gen Z. Tapi, mau di-blacklist pun, zaman terus berubah. Mau nggak mau, kita akan masuk eranya mayoritas pekerja adalah Gen Z. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!