4 Pelajar Kendari Kepergok di Hotel Ternyata Lagi Tunggu Orderan Michat
“Salah satunya sebelum kita gerebek ternyata sudah ada yang sempat melayani”gituan”. Jadi kamar itu dipakai bergiliran oleh mereka ketika mendapat pelanggan,” ungkapnya.
Gusti juga mengatakan, salah satu pelajar mengaku dibayar Rp500 ribu dalam sekali melakukan hubungan. Mereka mencari pelanggan secara online menggunakan aplikasi online.
“Kalau pengakuan mereka begitu, katanya dibayar tarif Rp500 ribu. Namun kita tidak bisa melakukan pendalaman lagi terkait dugaan prostitusi itu karena tidak sempat mendapar chat mereka,” bebernya.
Diberitakan sebelumnya, aparat Polsek Baruga merazia sebuah hotel yang terletak di Jalan Sao-sao, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Kamis malam (25/3/2021).
Pada razia itu, Polisi mendapati empat ABG yang masih berstatus pelajar dalam kamar hotel tersebut. Saat diamankan, keempatnya sempat beralasan sedang bekerja kelompok untuk mengerjakan tugas.
1 Komentar