12 Kuliner Khas Yogyakarta Paling Legendaris yang Sangat Wajib untuk Dicoba
Inovasi pembuatannya oleh Mbah Ireng sudah dilakukan sejak tahun 1921. Namun, yangko baru mulai dikenal luas pada tahun 1939. Sekarang ini yangko sudah lebih menarik kemasan dan rasanya, serta aromanya pun beragam.
11. Wedang Ronde
Di beberapa kawasan di Indonesia, termasuk di Yogyakarta sering dijumpai minuman khas, yaitu ronde. Masyarakat biasa menyebutnya wedang ronde. Dalam bahasa Jawa, wedang berarti minuman. Minuman khas ini memiliki fungsi sebagai penghangat tubuh karena salah satu bahan bakunya adalah jahe.
Meskipun banyak ditemukan di Yogyakarta, sebenarnya minuman ini merupakan minuman khas dari Cina. Di negara Tirai Bambu, minuman ini bernama tangyuan.
Tangyuan terbuat dari tepung ketan, dicampur sedikit air, diberi isi, dibentuk bola, dan direbus. Tangyuan ini ada di dalam wedang ronde khas Yogyakarta. Bentuknya bulat, warnanya putih, dan biasanya memiliki isi kacang.
12. Wedang Uwuh
Wedang dalam bahasa Jawa artinya ‘minuman’, sedangkan uwuh artinya ‘sampah’. Minuman khas dari Imogiri, Bantul ini dinamakan wedang uwuh karena bahan-bahan untuk membuatnya terlihat seperti kumpulan sampah ketika dicampur dalam satu wadah.


Tinggalkan Balasan