Viral

Viral! Fenomena ‘Dua Matahari’ Terjadi di Mentawai, Benarkah Tanda Kiamat?

×

Viral! Fenomena ‘Dua Matahari’ Terjadi di Mentawai, Benarkah Tanda Kiamat?

Sebarkan artikel ini
Fenomena Dua Matahari
Viral! Fenomena 'Dua Matahari' Terjadi di Mentawai, Benarkah Tanda Kiamat?

METROKENDARI.COM Warga dihebohkan dengan kemunculan dua Matahari di Mentawai, Sumatera Barat. Kemunculan itu disebut-sebut sebagai pertanda kiamat. Benarkah demikian?

Peneliti Meteorologi di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Deni Septiadi, menjelaskan jika fenomena tersebut merupakan fenomena optik yang disebut dengan sundog. Fenomena sun dog terjadi karena terjadinya perbedaan kerapatan atmosfer.

“Perbedaan densitas atau kerapatan atmosfer mengakibatkan difraksi cahaya matahari dipantulkan oleh kristal es akan menghasilkan dua titik cahaya di sekitar matahari sehingga akan tampak sebagai matahari kembar pada perspektif pandangan kita yang ada di permukaan,” jelasnya.

Menurutnya, fenomena sun dog lazim terjadi saat perbedaan kontras kondisi hujan dan panas atau iklim yang dingin dan cukup lembap pada suatu tempat. Awan-awan tinggi jenis cirrus yang memiliki kristal esakan terdifraksi oleh cahaya Matahari.

Sun dog juga biasa terjadi saat Matahari rendah di langit, yakni saat waktu Matahari terbit atau terbenam.

“Ini posisi yang paling ideal terjadi halo,” tutur Deni.

Fenomena sun dog, menurut Deni, merupakan murni fenomena optik akibat pemantulan cahaya dan tidak terkait dengan cuaca ekstrem ataupun badai.

“Namun demikian, keberadaan awan cirrus merupakan petunjuk adanya perubahan cuaca di atmosfer ke depannya. Meskipun dalam beberapa kasus, pertumbuhan awan cirrus yang masif dan kompleks melibatkan cuaca ekstrem,” pungkasnya.

error: Dilarang Keras Copy Paste!