metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Senin, 2 Februari 2026

Upaya dan Strategi Pemda Konut Atasi Masalah Stunting

Bupati Kout, Ruksamin saat acara rembuk stunting di salah satu hotel di Kendari, pada Rabu (3/8/2022) Foto. Istimewa

Tidak hanya itu, bagi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan Bintang Sulawesi Tenggara atau DPW PBB Sultra itu, pencegahan stunting penting dilakukan mulai dari pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin.

Maka pihaknya menggandeng Kementerian Agama setempat dalam program pendampingan konseling serta penyuluhan kepada masyarakat.

Mengingat tujuan program stunting yakni melahirkan generasi yang sehat, dan memiliki pola pikir yang baik, maka perlu menyediakan bahan makanan yang bernilai gizi baik.

Dalam rangka memenuhi gizi nabati organik warganya, orang nomor wahid di Konut itu meluncurkan Program Pemanfaatan Kebun Pekarangan (PPKP).

“Jangan sampai sayur baik tomat, cabai dan lainnya masih mengandung pestisida. Makanya dengan PPKP ini kita harus pastikan sayuran dari kebun mereka tidak boleh pakai pestisida,” lanjutnya.

Program PPKP ini, lanjut dia, telah bekerja sama dan didukung pula oleh Perumda Konasara. Hal ini tidak hanya untuk mendukung program penurunan stunting, tetapi dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!