Untuk Pertama Kalinya, Flu Burung Terdeteksi di Antartika
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada 23 Agustus, OFFLU memperingatkan bahwa penyakit ini dapat mencapai Antartika dan pulau-pulau lepas pantainya. Itu karena migrasi musim semi burung-burung liar dari Amerika Selatan ke tempat berkembang biak di Antartika.
Penelitian tersebut menunjukkan dampak negatif yang sangat besar pada populasi burung dan mamalia liar Antartika karena kerentanan mereka terhadap kematian akibat virus ini.
Kemunculannya dalam koloni yang padat, hingga ratusan ribu burung, memungkinkan terjadinya penularan virus secara efisien.
Flu burung disebabkan oleh infeksi yang terjadi secara alami di antara burung-burung air liar, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Burung yang terinfeksi dapat menularkan virus ke hewan lain melalui air liur dan cairan tubuh lainnya.
“Antartika dan pulau-pulau lepas pantainya merupakan rumah bagi lebih dari 100 juta burung yang berkembang biak, enam spesies pinniped, dan 17 spesies cetacea,” menurut OFFLU.
Salah satu tujuan utama OFFLU, yang didirikan bersama pada tahun 2005 oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia, adalah mengumpulkan data tentang virus dan menganalisis pola penyakit.


Tinggalkan Balasan