metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Minggu, 1 Februari 2026

Sumpah Pemuda dan Tantangan Zaman Digital: Mari Bersatu, Santun, dan Percaya pada Kepemimpinan ASR

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka

Kebebasan berekspresi yang diberikan oleh media sosial memang membawa manfaat besar, namun tanpa kedewasaan dalam menggunakannya, ia bisa berubah menjadi alat perpecahan. Teori Social Responsibility dalam komunikasi massa menegaskan bahwa kebebasan media harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan etika publik.

Oleh karena itu, generasi muda Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara, harus menjadi pelopor dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan santun. Pemuda bukan hanya harus melek teknologi, tetapi juga melek nilai.

Kepemimpinan seperti yang ditunjukkan oleh Andi Sumangerukka adalah cerminan dari transformational leadership teori yang dikemukakan oleh James MacGregor Burns, di mana pemimpin berperan menginspirasi, menumbuhkan kepercayaan, dan menggerakkan nilai-nilai moral dalam diri pengikutnya.

ASR, dengan latar militer yang tegas namun humanis, mengajak pemuda Sultra untuk membangun daerah dengan etos kerja, kreativitas, dan disiplin sosial yang tinggi.

Sumpah Pemuda

Momentum Sumpah Pemuda kali ini menjadi kesempatan bagi masyarakat dan pemuda untuk memperkuat kepercayaan terhadap kepemimpinan visioner, seperti yang ditunjukkan oleh ASR. Kepercayaan itu bukan sekadar loyalitas, tetapi kesadaran bahwa masa depan daerah membutuhkan arah yang jelas dan komitmen bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!