Seorang Pria di Kendari Tewas Diduga Diracuni Lewat Minuman
“Kakak saya berteriak sambil berkata “telponkan dulu R bilang saya mau minta maaf, saya tidak bongkar ji rahasiannya, ambilmi hartaku asal jangan bunuh saya”. Dia bilang begitu, lalu saya bawa di rumah sakit korem,” tuturnya.
Baca Juga : Kejam! Anak Tega Bakar Ayah Kandung Hidup-hidup Hingga Tewas di Kendari
Gandi menyebut, beberapa jam kemudian setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit Korem, korban meninggal dunia pada sore harinya. Dari hasil pemeriksaan Dokter, ditemukan adanya cairan kimia dari dalam lambungnya.
“Dugaan kami korban diduga kakak saya habis dikasih minum yang dicampur dengan sesuatu yang menyebabkan korban tidak sadarkan diri,” ucapnya.
Kronologi Kejadian Sebelum Korban Tewas
Sehari sebelum kejadian, korban baru saja tiba di rumahya di Lawata, Kecamatan Mandonga, usai dari Ereke, Kabupaten Buton Utara (Butur).
Pekerjaan korban sehari-hari diketahui sebagai honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara (Butur).
Korban mendapat izin libur dari kantornya untuk pulang lebaran Idul Fitri bersama keluarganya yang ada di Lawata.


1 Komentar