OJK Catat Jumlah Investor Industri Pasar Modal Tumbuh Positif 25,50 Persen Pertahun
Per September 2025, Dana Kelolaan (AUM) industri reksa dana secara keseluruhan tercatat mencapai Rp. 581,19 triliun, dengan kontribusi reksa dana pendapatan tetap kembali mencatat pertumbuhan AUM tertinggi sejak awal tahun (ytd) mencapai 36,78%.
Ria menambahkan, kenaikan AUM tersebut tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan investor terhadap reksa dana pendapatan tetap di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Dalam situasi yang dinamis, investor cenderung memilih instrumen dengan risiko yang lebih terukur, sehingga mendorong arus masuk ke reksa dana pendapatan tetap”, jelasnya.
Baca Juga : Gubernur Sultra Buka Bulan Inklusi Keuangan 2025: Ajak Masyarakat Bijak dan Produktif Finansial
Ria melanjutkan, tren positif ini juga sejalan dengan penguatan pasar obligasi domestik yang terjadi pada September 2025, di tengah penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia.
“Bank Indonesia memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada September 2025, langkah yang mencerminkan arah kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Tren penurunan suku bunga ini umumnya berdampak positif bagi pasar obligasi, karena mendorong kenaikan harga obligasi dan memperkuat prospek kinerja instrumen pendapatan tetap. Dengan demikian, peluang imbal hasil reksa dana pendapatan tetap ke depan menjadi semakin menarik bagi investor,” jelas Ria.


Tinggalkan Balasan