Kota Bawah Laut Berhasil Ditemukan di India, Benarkah Bisa Ubah Sejarah Peradaban?
Meskipun ada skeptisisme dari orang-orang seperti Parpola dan Mahadevan, banyak orang yang menyambut penemuan ini dengan gembira. Pembuat film dokumenter Netflix ‘Ancient Apocalypse’ yang kontroversial, Graham Hancock, menegaskan bahwa bukti-bukti yang ada cukup kuat.
“Para ahli kelautan menemukan bahwa mereka berhadapan dengan dua blok besar struktur yang tampaknya buatan manusia. Kota-kota sebesar ini tidak diketahui dalam catatan arkeologi hingga sekitar 4.500 tahun yang lalu, ketika kota-kota besar pertama mulai muncul di Mesopotamia,” ujarnya.
“Tidak ada hal lain yang diketahui sebesar kota bawah laut Cambay. Kota-kota pertama pada periode sejarah tersebut berada sangat jauh dari kota-kota ini seperti jarak kita saat ini dari piramida Mesir,” tambah Hancock.
Hal ini, tegasnya, dapat menyebabkan gangguan besar pada alur waktu sejarah saat ini. Menurutnya, ada masalah kronologis yang besar dalam penemuan ini. “Artinya, keseluruhan model asal-usul peradaban yang selama ini digunakan para arkeolog harus dibuat ulang dari awal,” sebutnya.
Penelitian Lebih Lanjut
Meskipun demikian, arkeolog Justin Morris dari British Museum mengatakan masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan sebelum situs tersebut dapat secara kategoris diklasifikasikan sebagai milik komunitas berusia 9.000 tahun.
Tinggalkan Balasan