metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Minggu, 1 Februari 2026

Ketua Kwarda Pramuka Sultra Lantik Mabicab Baubau

“Gerakan kepanduan sebagai cikal bakal gerakan pramuka telah ada di bumi pertiwi sejak masa penjajahan Belanda tepatnya pada tahun 1912 dengan nama kelompok baik, berdasarkan nama etnik maupun keagamaan, sudah 105 tahun eksistensinya di indonesia,” katanya.

Masih Sekda Sultra, Asrun Lio, namun yang penting dipahami bahwa filosofi dan nilai-nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, yang bersamaan waktunya dengan berkembangnya gerakan kepanduan dunia yang dirintis oleh Sir Baden Powell di Inggris.

“Setelah para pandu Indonesia merintis sumpah pemuda tahun 1928 dan mendorong Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, dan kemudian berkembang menjadi banyak organisasi kepanduan. Presiden Soekarno melihat potensi dan militansi kepanduan yang perlu dipupuk menjadi perekat persatuan dan kesatuan, akhirnya Bung Karno menyatukan organisasi-organisasi kepanduan itu menjadi gerakan pramuka dengan diterbitkannya Keputusuan Presiden no. 238 tahun 1961,” paparnya.

Sekda Sultra menerangkan, gerakan Pramuka merupakan penyatuan dari 60 organisasi kepanduan untuk dapat menjadi perekat bangsa. Presiden Soekarno telah menyerahkan panji gerakan pranuka kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961, yang berpesan bahwa gerakan pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!