Hari Ibu, Kapolda Sultra: Momentum Bersejarah Perjuangan Kemerdekaan Perempuan Indonesia
Dalam amanat tersebut, menteri PPA juga mengulas sejarah Hari Ibu yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut menjadi tonggak lahirnya gerakan perempuan secara nasional hingga akhirnya ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Sejak saat itu, Hari Ibu menjadi pengingat akan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa dari masa ke masa.
Lebih lanjut disampaikan bahwa perempuan Indonesia merupakan agen perubahan yang terus menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, dan menguatkan nilai kemanusiaan, meski dihadapkan pada berbagai tantangan seperti beban ganda, stigma, keterbatasan akses, dan kekerasan berbasis gender.
Melalui ketangguhan dan kreativitasnya, perempuan membuktikan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dipisahkan dari kemajuan perempuan.
Mengakhiri amanatnya, Menteri PPPA mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak berhenti pada peringatan semata, melainkan mengambil langkah nyata dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.


Tinggalkan Balasan