“Itu yang coba kita beri masukan bagi pihak sekolah, anak-anak yang nanti dijemput tidak bisa di jemput diluar. Nanti sudah datang jemputannya baru bisa dia keluar,” terangnya.
Untuk itu, Rajab mengimbau kepada orang tua untuk melakukan pengawasan yang ketat kepada anaknya sampai memberi tanggung jawab kepada sekolah ketika dia belajar tatap muka.
Baca Juga
Selain itu, menurut Rajab, dari hasil tinjauan yang dilakukan penerapan protokol kesehatan dari beberapa sekolah sudah cukup bagus didalam sekolah tatap muka.
“Tinggal kita menunggu lagi apa yang menjadi kelemahan karena baru akan dibuka dalam 2 hari ini. Jadi kita tunggu kelemahan dan kelebihannya seperti apa nanti kita akan rapat bersama lagi untuk mengevaluasi sekaligus mempersiapkan lagi sekolah tatap muka di Juli nanti. Kita akan evaluasi kita sesuaikan dengan kondisi daerah kita kalau Covidnya kita meningkat berarti kita hentikan sementara,” tandasnya.