Eksekusi Lahan di Tempat Nur Alam Nyaris Ricuh, Sat Pol PP Terpaksa Mundur
METROKENDARI.COM – Eksekusi lahan yang berlangsung di dekat kediaman rumah mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris ricuh, Kamis (22/1/2026) siang.
Aksi dorong dan lempar batu antara massa kubu Nur Alam dengan Sat Pol PP sempat terjadi saat rencana proses eksekusi lahan di depan rumah Nur Alam.
Massa menghadang dan mencoba memukul mundur petugas Sat Pol PP saat upaya eksekusi oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dilakukan.
Terlihat sempat ada lemparan dari arah kerumunan massa ke barisan Sat Pol PP yang berlindung menggunakan tameng. Situasi semakin memanas dan tidak terkendali.
Baca Juga :Â Pemprov Sultra Sebut Penertiban Lahan di JL Ahmad Yani Dan Tanukila Atas Temuan BPK Serta Atensi KPK RI
Petugas Sat Pol PP terpaksa memilih mundur menghindari perlawanan massa yang telah memanas.
Beberapa saat kemudian, Kasat Pol PP Pemprov Sultra melakukan dialog dengan Nur Alam yang didampingi mantan Wakil Gubernur Sultra, Saleh Lasata.
Usai dialog, para petugas Sat Pol PP yang berada di lokasi langsung ditarik mundur dan upaya eksekusi lahan batal dilakukan.


Tinggalkan Balasan