metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Minggu, 1 Februari 2026

Eksekusi Lahan di Tempat Nur Alam Nyaris Ricuh, Sat Pol PP Terpaksa Mundur

Mantan Gubernur Sultra, Nur Alal dan mantan Wakilnya, Saleh Lasata saat upaya eksekusi lahan, Kamis (22/1/2026) Foto.metrokendari.com

METROKENDARI.COM – Eksekusi lahan yang berlangsung di dekat kediaman rumah mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris ricuh, Kamis (22/1/2026) siang.

Aksi dorong dan lempar batu antara massa kubu Nur Alam dengan Sat Pol PP sempat terjadi saat rencana proses eksekusi lahan di depan rumah Nur Alam.

Massa menghadang dan mencoba memukul mundur petugas Sat Pol PP saat upaya eksekusi oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dilakukan.

Terlihat sempat ada lemparan dari arah kerumunan massa ke barisan Sat Pol PP yang berlindung menggunakan tameng. Situasi semakin memanas dan tidak terkendali.

Baca Juga : Pemprov Sultra Sebut Penertiban Lahan di JL Ahmad Yani Dan Tanukila Atas Temuan BPK Serta Atensi KPK RI

Petugas Sat Pol PP terpaksa memilih mundur menghindari perlawanan massa yang telah memanas.

Beberapa saat kemudian, Kasat Pol PP Pemprov Sultra melakukan dialog dengan Nur Alam yang didampingi mantan Wakil Gubernur Sultra, Saleh Lasata.

Usai dialog, para petugas Sat Pol PP yang berada di lokasi langsung ditarik mundur dan upaya eksekusi lahan batal dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!