metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Selasa, 3 Februari 2026

Cantik Bak Bidadari, Pesona Penjual Es Tebu di Bypass Mojokerto Ini Sukses Bikin Gagal Fokus Pembeli

Cantik Bak Bidadari, Pesona Penjual Es Tebu di Bypass Mojokerto Ini Sukses Bikin Gagal Fokus Pembeli

Warung es tebu ini bukan lah milik Wanda. Perempuan berusia 24 tahun ini sebatas melayani para pembeli dengan sistem komisi. Untuk setiap botol es tebu kemasan 600 ml yang terjual, ia mendapat upah Rp 3.000. Sedangkan harga es tebu tersebut Rp 10.000 per botol atau Rp 5.000 per gelas. Belum lagi komisi dari penjualan gorengan Rp 1.000 per biji.

“Paling sepi laku 15 botol, paling ramai 30 botol sehari. Belum tips dari pelanggan kadang Rp 10.000 sampai Rp 15.000. Rata-rata saya dapat Rp 80 ribu sampai Rp 120 ribu sehari,” terangnya.

Pada hari biasa, lanjut Wanda, hanya 4 sampai 5 warung es tebu yang buka di Jalan Bypass Mojokerto. Wanda menyebut, hanya ada 3 warung yang penjualnya cantik dan seksi. Memang, keberadaan warung es tebu di jalan nasional ini tak sebanyak dulu. Sebab, banyak penjualnya yang memilih alih profesi.

“Kalau buka semua ada 9 sampai 10 warung. Jam bukanya 10 pagi sampai jam 4 sore,” cetusnya.

Lain halnya dengan Wulan (27), yang berpenampilan sederhana. Janda anak 2 ini sebatas memakai kaus dan celana panjang. Riasan wajahnya juga nampak naturalis. Perempuan asal Jombang ini sudah 7 tahun jualan es tebu di Jalan Bypass Mojokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!