metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Minggu, 1 Februari 2026

Bunuh Diri Anak, Problem Serius Generasi Buah Kapitalisme

Ilustrasi Bunuh Diri

Saat ini banyak keluarga yang mengawali berumah tangga tidak di sertai kesiapan menjadi orang tua, alhasil ketika memiliki anak tidak ada gambaran yang jelas karakter anak yang akan di bentuk dan bagaimana Upaya mewujudkan nya.

Tren orang tua bekerja termasuk ibu sudah menggejala ditengah masyarakat, pasalnya keluarga di pandang ideal ketika bisa memenuhi gaya hidup konsumtif ala kapitalisme. Alhasil pendidikan anak yang seharusnya mampu membentuk kepribadian mulia di rumah tidak sejalan sebagaimana mestinya.

Di sisi lain masyarakat yang terbentuk hari ini adalah masyarakat sekuler kapitalis. Masyarakat sekuler kapitalis identik dengan individualisnya, mereka cenderung membiarkan kebiasaan -kebiasaan buruk yang di lakukan oleh anak saat ini, seperti bermain HP sehingga mengakses konten – konten yang tidak mengedukasi atau merusak.

Anak pun tumbuh menjadi individu yang liberal dan materialis. Peran terbesar yang mempengaruhi trend bunuh diri pada anak adalah negara. Sebab negara adalah pihak yang mengatur jalannya sistem pendidikan dan mengatur media yang di akses masyarakatnya. Kurikulum pendidikan sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan sungguh telah menjauhkan generasi dari pemahaman terhadap aturan Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!