metrokendari

Berita Terkini Sulawesi Tenggara

Senin, 2 Februari 2026

Bukan Buatan Nazi, Ternyata Ini Asal Usul Kota Anak Kembar Candido Godoi

Bukan Buatan Nazi, Ternyata Ini Asal Usul Kota Anak Kembar Candido Godoi

Teori Tidak Terbukti?

Berdasarkan penelitian Tagliani-Ribeiro dkk, tidak ada peningkatan angka kelahiran kembar di CG antara periode 1964-1968. Hasil yang sama ditemukan ketika hanya LSP atau CG-LSP yang dianalisis.

Mengingat LSP adalah wilayah penyumbang angka saudara kembar yang besar dari dulu hingga kini, peneliti juga mendapati tidak ada variasi temporal pada frekuensi relatif anak kembar antara LSP dan CG-LSP.

Penelitian ini menyimpulkan, tren angka kelahiran kembar di Brazil selatan ini tidak cocok dengan teori eksperimen Nazi di Candido Godoi. Namun memang pada 1959-2008, angka kelahiran kembar setempat memang lebih tinggi, sejak beberapa tahun sebelum Mengele sampai di sana.

Kenapa Banyak Anak Kembar di Candido Godoi?

Studi Tagliani-Ribeiro dkk memperkirakan, jumlah anak kembar yang tinggi di CG adalah efek genetik pendiri kota (founder’s genetic).

Sementara itu, banyaknya anak kembar di LSP diperkirkan sebagai hasil turun temurun saja, bukan hasil percobaan Nazi maupun perawatan kesuburan yang mahal di pedesaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Dilarang Keras Copy Paste!